0

Deteksi Mesin dengan Busi

Posted by agung on 18 September 2011 in Otomotif

Salah satu cara yang cukup gampang untuk mendeteksi gangguan atau kelainan pada kendaraan adalah dengan melihat busi keadaan busi dari kendaraan tersebut. Dengan melihat beberapa kelainan yang terdapat pada busi kendaraan bermotor kita dapat mengenali kondisi mesin, karena beberapa kerusakan pada mesin atau gangguan pada mesin kendaraan akan tergambar pada busi yang digunakan.

Berikut ini beberapa keadaan yang terdapat pada busi kendaraan dan gangguan yang mungkin dialami oleh mesin kendaraan tersebut berdasarkan hasil observasi kita terdapat pada busi:

  1. Normal: Warna abu-abu merata atau merah bata dari ujung elektroda sampai selongsong busi. Kalau ada warna abu-abu muda, maka settingan karburator terlalu irit bensin. Kalau ada warna gelap atau hitam pekat, maka setingan karburator terlalu boros bensin.
  2. Basah: Ujung busi basah, basahnya ini basah oli bukan bensin, maka ada yang bocor di mesin kita, bisa dari ring piston goyang, bos klep bocor atau oli mesin terlalu banyak hingga seal klep kalah/bocor. Oli ini ikut terbakar di ruang pembakaran mesin dan meninggalkan sisa basah oli. Biasanya pada motor 2-tak disebabkan karena terlalu banyaknya campuran oli samping.
  3. Tertutup Kerak: Hal ini disebabkan karena kualitas bahan bakar yang kita pakai jelek, ada campuran kotoran, atau sudut pengapian yang terlalu maju, dan bisa jadi salah pilih jenis busi.
  4. Rata dengan keramik: Ini artinya businya udah kebanyakn diamplas jadi udah abis, beli lagi donk yang baru, cuma Rp. 10.000 per biji.
  5. Cacat/Rusak: Artinya bensin yang kita pakai jelek sehingga terjadi gejala detonasi (nglitik) atau jarak elektroda busi terlalu jauh. Makanya beli bensin harus pilih-pilih, jangan asal cepat, nggak antri. Tapi jangan kira juga loh kalau di SPBU bensinnya bagus, ada juga SPBU yang nakal, nyampur bensin + minyak tanah. Coba sekali-kali cek kondisi bensin yang kita beli.
  6. Penuh Bulu Putih: Ini artinya ada cairan radiator yang bocor dan ikut terbakar di ruang pembakaran mesin.
  7. Meleleh: Ini artinya busi menyala sebelum waktunya disebabkan nilai oktan bensin yang terlalu jelek/rendah, derajat pengapian terlalu maju atau mesin terlalu panas.
  8. Mengkilap: Busi basah karena sisa bensin yang tidak ikut terbakar, bukan oli. Ini artinya settingan karburator kurang pas, terlalu boros. Atau bisa juga salah pilih jenis busi, kurang dingin.

Sumber : http://otomotif.heryantony.com/2010/10/deteksi-mesin-dengan-busi/

Tags: , , ,

 
0

Review Mobil Honda Civic Genio

Posted by Warung Ilmu Admin on 12 September 2011 in Otomotif

Hola bro/sis. Hanya berbagi informasi saja bagi pengguna Honda Civic Genio.

Alhamdulillah, Gio (panggilan sayang ke mobilku) ini adalah keluaran tahun 1994 hijau metalic yang sudah menemaniku dan keluarga dari tahun 2010 kemarin.

Sering dipakai dalam kota & Semarang. Rute tempuh yang pernah kami lakukan Solo, Yogya, dan Bandung.

Langsung saja kita berbagi yah..

Honda Civic Genio ini adalah generasi ke-5 dari varian Civic ini juga dikenal dengan Honda Civic EG mempunyai rentang produksi dari tahun 1992-1995. Di Indonesia Honda Civic ini terdiri dari 2 varian yaitu tipe sedan (4 pintu) & hatchback (2 pintu). Yang 4 pintu dikenal dengan nama Civic Genio sedangkan yang tipe 2 pintu bernama Civic Estilo. Dalam bahasa Matahari Terbit, Genio mempunyai arti geniussedangkan estilo berarti stylish.

Civic Genio yang pada masanya punya rival berat yaitu Toyota Great Corolla mengusung mesin berkapasitas 1600 cc, 4 silinder, SOHC, 16 valve mengeluarkan tenaga sekitar 120 dk. Ada 2 transmisi yang ditawarkan yaitu manual & matik. Spek mesin ini sama persis dengan yang dipake Civic Estilo. Sayang sekali spek mesin yang dijual di Indonesia ini adalah termasuk kasta paling rendah, kebiasaan pabrikan sini yang doyan spec down buat ngejar harga jual. Kasta tertinggi dari Civic EG ini mengusung mesin 1600 cc, 4 silinder, DOHC, VTEC, 16 valve & ouput yang dikeluarkan mencapai 165 dk !!! sebuah tenaga mobil standar yang cukup menakjubkan pada masa itu.

Tak perlu panjang lebar, langsung aja deh penulis uraikan kelebihan & kekurangan mobil ini.

Kelebihan :

  1. Lekuk bodi yang bulat, aerodinamis & tidak kaku membuat mobil ini tidak ketinggalan jaman meski sudah berumur.
  2. Image Honda membuat mobil ini mempunyai resale value / harga jual yang baik.
  3. Meski belum mengusung teknologi VTEC seperti Honda Civic Ferio (generasi setelah Civic Genio) konsumsi BBM cukup irit, dalam kota rata2 sekitar 1:10 & luar kota 1:12.
  4. Sparepart cukup banyak di pasaran mulai dari yang orisinal hingga yang kelas KW tersedia. Limbah2 bodi & jeroan ex-Singapore juga banyak yang jual disini.
  5. Dalam kondisi standar & mesin sehat, mobil ini bisa digeber hingga 180 km/h bahkan lebih.
  6. Roda belakang sudah dilengkapi dengan cakram sehingga tak usah ragu buat yang doyan ngebut.
  7. Suspensi double wishbone khas Honda membuat mobil ini cukup nyaman dipake.
  8. Interior termasuk lega dibandingkan dengan rival2nya. Seatbelt belakang pun tersedia kecuali untuk Civic Genio keluaran 1992-1993.
  9. Buat yang doyan nginjek pedal gas dalam2, doping penambah tenaga cukup banyak tersedia di pasaran.

Kekurangan :

  1. Pajak mobil berkisar 1,5 jt – 1,7 jt, cukup mahal untuk mobil yang sudah berumur.
  2. Mesin belum menerapkan tekonologi VTEC-E (economy), jika diterapkan konsumsi BBM bisa ditekan lagi.
  3. Kualitas doortrim dimana plastik/fiber gampang pecah / retak. Konsekuensinya kudu biqin fiber ulang ato pake doortrim limbah ex-Singapura.
  4. Bahan jok kurang bagus, busa juga terkesan gampang kempis.
  5. Sektor kaki2 cukup ringkih, apalagi kalo sering lewat jalan jelek umur komponen gak bakal nyampe 2 tahun.
  6. Civic Genio/Estilo tahun 1992-1993 masih menganut radiator 1 ply, mesin gampang overheat. Untungnya sudah diperbaiki dengan menggunakan radiator 2 ply buat keluaran tahun 1994-1995.
  7. Minim tempat nyimpan barang di interior, dah gitu kagak ada console box lagi. Susah buat naruh botol air mineral, minuman kaleng dsb.
  8. Baut pulley gampang koyak, kudu sering dicek, sebaiknya diganti pada waktu ganti timing belt, belt P/S, belt alternator dkk.

Sumber : http://blognyamitra.wordpress.com/2010/02/24/review-honda-civic-genio/

Tags: , , , , , ,

 
0

MEMOHON PADA ALLAH DENGAN AMAL SHALEH

Posted by Warung Ilmu Admin on 6 October 2010 in Taushiah

Sedikit berbagi setelah mendengarkan Ustadz Yusuf Mansyur bertaushiah di TPI… tentang wasilah dengan Amal Shaleh….

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Ibnu Umar.
“Artinya : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada suatu hari tiga orang berjalan, lalu kehujanan. Mereka berteduh pada sebuah gua di kaki sebuah gunung. Ketika mereka ada di dalamnya, tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dan menutupi pintu gua. Sebagian mereka berkata pada yang lain, ‘Ingatlah amal terbaik yang pernah kamu lakukan’. Kemudian mereka memohon kepada Allah dan bertawasul melalui amal tersebut, dengan harapan agar Allah menghilangkan kesulitan tersebut.

Kemudian salah satu diantara mereka berkata, “Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai kedua orang tua yang sudah lanjut usia sedangkan aku mempunyai istri dan anak-anak yang masih kecil. Aku mengembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orang tuaku sebelum orang lain. Suatu hari aku harus berjalan jauh untuk mencari kayu bakar dan mencari nafkah sehingga pulang telah larut malam dan aku dapati kedua orang tuaku sudah tertidur, lalu aku tetap memerah susu sebagaimana sebelumnya. Susu tersebut tetap aku pegang lalu aku mendatangi keduanya namun keduanya masih tertidur pulas. Anak-anakku merengek-rengek menangis untuk meminta susu ini dan aku tidak memberikannya. Aku tidak akan memberikan kepada siapa pun sebelum susu yang aku perah ini kuberikan kepada kedua orang tuaku. Kemudian aku tunggu sampai keduanya bangun. Pagi hari ketika orang tuaku bangun, aku berikan susu ini kepada keduanya. Setelah keduanya minum lalu kuberikan kepada anak-anaku. Ya Allah, seandainya perbuatan ini adalah perbuatan yang baik karena Engkau ya Allah, bukakanlah. “Maka batu yang menutupi pintu gua itupun bergeser”


Orang kedua berdo’a: Ya Allah kami pernah jatuh cinta kepada anak gadis paman kami, kami ingin sekali tidur bersamanya tetapi ia selalu menolak. Pada suatu hari ia menderita kelaparan, lalu datang kepada kami untuk meminta bantuan makanan. Maka kami berikan kepadanya uang sebesar 120 dinar dengan syarat mau kami ajak tidur, lalu ia menerima syarat itu. Kami membawa nya ke suatu tempat, dan kami melakukan apa saja yang ingin kami lakukan. Maka ketika kami telah duduk diatas kedua kakinya, tiba-tiba ia berkata: Takutlah kamu kepada Allah, dan jangan dipecahkan selaput ini melainkan dengan cara yang halal. Maka kami terus pergi meninggalkan gadis itu. Padahal kami sangat menginginkan nya, dan kami tinggalkan juga emas yang telah kami berikan padanya. Ya Allah jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Lalu batu itu bergeser sedikit, tetapi mereka belum juga dapat keluar dari gua.

Kemudian orang yang ketiga berdo’a: Ya Allah kami adalah seorang majikan yang punya banyak buruh. Pada suatu hari ketika kami membagikan upah pada mereka, tiba-tiba ada seorang buruh yang pergi tanpa mengambil upah nya dan tidak kembali lagi esok nya hingga tidak ketahuan beritanya. Maka upahnya kami kembangkan hingga banyak, beberapa tahun kemudian ia datang kepada kami, lalu ia berkata : Tuan saya mau mengambil upah saya yang dulu belum saya ambil pada tuan. Saya menjawab : Semua kekayaan yang ada didepan matamu itu yang berupa unta, sapi, kambing berikut pengembalanya itu adalah milik mu. Ia pun berkata seperti tidak percaya: Tuan jangan mengejek saya. Saya menjawab : Sedikitpun tidak mengejekmu dan ini benar adanya. Kemudian ia membawa semua harta tersebut. Ya Allah, jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Maka batu itu bergeser dari mulut gua, terbuka lebar hingga mereka bertiga dapat keluar dari gua itu.

[Hadits Riwayat Bukhari (Fathul Baari 4/449 No. 2272), Muslim (2473) (100)

Demikian isi hadits yang dibahas pagi ini.. semoga bisa bermanfaat.

Wassalam

Tags: , ,

 
0

How to easy install Webmin in Ubuntu

Posted by Warung Ilmu Admin on 5 October 2010 in Linux, Networking

If you like to install and update Webmin via APT, edit the /etc/apt/sources.list file on your system and add the line :

deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib

You should also fetch and install my GPG key with which the repository is signed, with the commands :

cd /root
wget http://www.webmin.com/jcameron-key.asc
apt-key add jcameron-key.asc

You will now be able to install with the commands :

apt-get update
apt-get install webmin

All dependencies should be resolved automatically.

Easy, isn’t it?

Tags: , , , , ,

 
0

Change Ubuntu Server from DHCP to a Static IP Address

Posted by Warung Ilmu Admin on 5 October 2010 in Linux, Networking

If the Ubuntu Server installer has set your server to use DHCP, you will want to change it to a static IP address so that people can actually use it.

Changing this setting without a GUI will require some text editing, but that’s classic linux, right?

Let’s open up the /etc/network/interfaces file. I’m going to use vi, but you can choose a different editor

sudo vi /etc/network/interfaces

For the primary interface, which is usually eth0, you will see these lines:

auto eth0
iface eth0 inet dhcp

As you can see, it’s using DHCP right now. We are going to change dhcp to static, and then there are a number of options that should be added below it. Obviously you’d customize this to your network.

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1

Now we’ll need to add in the DNS settings by editing the resolv.conf file:

sudo vi /etc/resolv.conf

On the line ‘name server xxx.xxx.xxx.xxx’ replace the x with the IP of your name server. (You can do ifconfig /all to find out what they are)

You need to also remove the dhcp client for this to stick (thanks to Peter for noticing). You might need to remove dhcp-client3 instead.

sudo apt-get remove dhcp-client

Now we’ll just need to restart the networking components:

sudo /etc/init.d/networking restart

Ping www.google.com. If you get a response, name resolution is working(unless of course if google is in your hosts file).

Tags: , , ,

 
0

Tips Merawat Aki Mobil

Posted by Warung Ilmu Admin on 13 September 2010 in Otomotif

Aki merupakan salah satu komponen vital di mobil. Bila sampai rewel, mesin mobil jadi susah hidup.Penyebabnya, sepele karena kurang perhatian dan perawatan.

Jenis yang dipasarkan ada, terutama untuk mobil, ada aki kering dan basah. Kalau kering, tidak perlu ada penambahan air aki dan harga lebih mahal dari jenis basah (mesti menambah air aki).
Kalau yang terakhir ini membuat air aki cepat menguap dan bodi membengkak lantaran berada di ruang panas. Kini, aki jenis basah sudah diberi lapisan peredam panas, sehingga masalah semua itu hilang.

Apa pun teknologinya, aki tetap butuh perhatian dan perawatan. Seperti di bawah ini kah yang sudah Anda lakukan?

1.Kalau ganti aki, sesuaikan ukuran ampere dengan standarnya. “Kalau mau menaikkan satu ukuran aki dari standarnya,” saran Hadi. Kecuali bila mobil sudah dijejali peranti audio.

2. Sesuaikan tinggi aki dengan standarnya. Tidak disarankan mengganti dengan bodi lebih tinggi, sangat berbahaya. Bila menutup kap mesin, takut kutub akia (+) dan (-) bisa menimbulkan percikan api.

3.Kalau membuka aki, dahulukan kutub (-) lalu (+). Sebaliknya, saat memasang, dahulukan kutub (+) baru (-). Tujuannya, kata Hadi agar tidak terjadi korsleting.

4. Lakukan pengecekan aki agar selalu berada di antara upper dan lower level. Jika berada di bawah upper bisa menyebabkan cepat soak dan sel menjadi rusak bila sampai kering sekali. Pengisian dilakukan saat msin masih dingin (pagi hari).

Tags: , , ,

 
0

Mengatasi Gejala “Understeer” dan “Oversteer”

Posted by Warung Ilmu Admin on 13 September 2010 in Otomotif

Dalam mengendarai mobil, ada istilah “understeer” dan “oversteer”. Mungkin Anda pernah atau sering mendengar kedua kata ini. Hanya, seperti apa gejalanya pada kendaraan, mungkin Anda belum mengalaminya. Atau kalaupun pernah, barangkali Anda tidak merasakannya lantaran tidak tahu yang mana over, yang mana under.

Nah, supaya paham, bisa simak penjelasan di bawah ini. Juga, bagaimana cara mengatasi saat mengalaminya.

Understeer
Gejalanya, mobil cenderung lurus, meski setir sudah dibelokkan. Lazim disebut selip lantaran daya cengkeram depan hilang. Kalau sudah begini—apalagi pengemudi panik—potensi celaka besar karena mobil nyelonong ke luar jalan.

Cara mengatasinya;
1. Segera perlambat laju kendaraan sampai daya cengkeram kembali.

2. Jangan menambah putaran setir atau mengerem.

3. Kurangai menekan pedal gas secara gradual.

4. Kurangi putaran setir.

Oversteer
Kebalikan dari understeer, ban belakang kehilangan cengkeraman. Akibatnya, bagian buritan mobil bergeser atau melintir.

Penyebabnya, paling umum kita melakukan pengereman kala membelok. Saat itu, bobot pindah ke depan sehingga membuat daya cengkeraman ban belakang berkurang. Faktor lain karena memutar setir secara tiba-tiba.

Bahayanya, mobil bisa tak terkendali dan menabrak sesuatu dari samping. Sementara itu, bagian samping tidak diproteksi sebaik depan atau belakang.

Cara mengatasinya;
1. Jangan mengerem.

2. Jangan memindahkan posisi tangan di setir.

3. Lakukan counter-steer atau “membalas” setir dengan sigap, tapi tidak berlebihan.

4. Kurangi tekanan pada pedal gas (untuk mobil berpenggerak roda belakang).

5. Tambah injakan pedal secukupnya (untuk mobil gerak roda depan).

6. Arahkan mata ke titik yang hendak dituju

7. Bersiaplah mengembalikan setir ke posisi semula

Tags: ,

 
0

Car Entertainment, Jangan Terkecoh

Posted by Warung Ilmu Admin on 13 September 2010 in Otomotif

Tidak nikmat dan tidak enjoy. Perangkat entertainment sudah menjadi kebutuhan primer dari sebuah interior mobil. Mobil penumpang keluaran terbaru sudah mustahil tanpa perangkat entertainment sebagai perlengkapan standarnya.

Tapi, ada banyak pemilik mobil yang kurang puas dengan perlengkapan standar bawaan pabrik. Ada banyak ragam perangkat yang ditawarkan di pasar. Masing -masing merk memiliki fitur andalan berikut kualitasnya. Rendah, sedang hingga yang hight class. Tergantung selera dan kemampuan seberapa dalam Anda merogoh kocek.

Ada banyak kegunaan car entertainment. Bagi warga Jakarta atau Surabaya yang setiap hari berhadap dengan kemacetan, kehadiran car entertainment nyaris mendekati kebutuhan primer. Lantunan lagu dan gambar bisa menjadi obat mujarab dalam mengusir kebosanan dan kejengkelan karena macet.

Anda mau mengganti atau meningkatkan kualitas car entertainment? Sebelum melangkah, ada baiknya simak dulu beberapa tips berikut ini.

1. Langkah pertama yang wajib menjadi pertimbangan adalah menentukan sistem hiburan yang diinginkan. Apakah hanya audio? Ataukah audio video. Siapa yang akan menikmatinya ? Sendiri (orang dewasa) ataukah untuk anak-anak? Soal kualitas tergantung selera.

2. Tentukan budget yang dianggarkan. Mendandani mobil sama halnya dengan merenovasi rumah, jika tidak dirancang dan dianggarkan dengan jelas akan menguras deposit keuangan. Batasi pengeluaran sesuai yang telah dianggarkan.

3. Sebelum memutuskan membeli, carilah informasi cara entertainment sebanyak-banyaknya. Jika perlu mintalah penawaran dari beberapa penyedia car aksesoris, tapi tetap mengacu pada range budget. Bandingkan fitur, harga dan performa masing-masing. Baca pula artikel-artikel yang mengkaji model-model baru. Meminta pendapat orang lain, teman, saudara atau teknisi akan banyak membantu.

4. Lebih baik memilih dealer atau toko resmi dari perangkat yang akan dibeli. Mungkin harganya lebih mahal. Namun, ada jaminan kualitas.

5. Pilih instalatir dengan reputasi yang baik. Pemasangan dan penempatan perangkat audio yang baik membutuhkan keahlian, pengalaman. Instalatir yang bereputasi baik telah memiliki insting dan pendengaran yang bagus akan kualitas audio.

6. Ketika membeli perangkat pastikan ada garansinya.

Jinjing Atau Permanen?

Sistem yang paling sederhana dan terjangkau adalah sistem portable yang sudah termasuk monitor kecil. Untuk menikmatinya, cukup diikat di antara kursi depan atau di sandaran kepala kursi depan. Power diambil dari socket 12 volt. Bagi kebanyakan orang, sistem ini sudah cukup menghibur, apalagi anak-anak. Harga yang ditawarkan, termasuk instalasi berkisar Rp3 juta – Rp8 juta.

Dengan fasilitas ini, sudah bisa mendapat monitor kecil berukuran 5.6 inch yang biasa menangkap saluran TV (plus antene) atau menyaksikan film dari DVD. Karena namanya portable, ya bisa dijinjing masuk rumah bila tidak dipakai di mobil.

Di atas strata portable, adalah sistem yang terpasang permanen dalam interior. Ini butuh orang dengan keahlian khusus untuk merangkainya. Head unit biasannya terpasang di dashboard. Range harga untuk instalasi ini dengan fasilitas, MP4, TV, Video dan game berkisar antara Rp4-18 juta.

Jika menginginkan yang lebih Anda bisa memilih multimedia station. Perangkat ini akan memenuhi semua kebutuhan entertainment. Dari lagu hingga visual secara live. Yang wajib diingat, teliti sebelum membeli. Penampilan wah dan berharga mahal belum tentu memberikan jaminan kualitas yang terbaik. Coba dulu sebelum Anda memutuskan membelinya.

Tags: , ,

 
0

Empat Pemicu Mesin Mobil Mati & Pencegahannya

Posted by Warung Ilmu Admin on 13 September 2010 in Otomotif

Mencegah lebih baik daripada mengobati, demikian pula dengan mobil. Kerusakan mesin mobil tergolong dalam tiga bagian, mulai dari yang ringan, sedang, hingga berat. Nah, untuk kerusakan berat, ada empat penyebab utama (untuk mesin non-turbo).

Namun bila Anda cukup cermat, mengetahui ciri dan fungsi komponen vital, serta menjaga dan merawatnya, niscaya kerusakan bisa dicegah. Untuk itu, tindakan preventif diperlukan.

Berikut adalah hal-hal penting menyangkut kerusakan vital pada mobil berikut langkah-langkah pencegahannya.

“Overheat”

Untuk mesin modern yang sudah dilengkapi komputer, bila beroperasi melebihi batas suhu kerja, maka komputer otomatis akan melindungi dengan cara menonaktifkan mesin secara bertahap. Misalnya, komputer akan menghentikan kerja kompresor AC, berlanjut ke mode aman (safe mode), hingga saatnya mesin dihentikan secara total.

Namun, mesin era 1990-an belum dilengkapi komputer. Gejala overheat bisa dideteksi dengan munculnya gejala knocking saat berakselerasi.

Tindakan Pencegahan
Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala. Perhatikan indikator suhu mesin saat timbul knocking, dan segera tepikan mobil.

Kebocoran oli

Berkurangnya jumlah oli mesin secara drastis akan menyebabkan friksi pada komponen yang bergerak. Dampaknya,suhu mesin tinggi (overheat) dan keausan luar biasa. Penyebabnya adalah kerusakan pada baut penutup lubang pembuangan oli akibat terkena hantaman benda keras, atau kondisi sil-sil di mesin kurang bagus. Perlu juga cermati indikator oli di dasbor yang akan menyala bila kekurangan pelumas.

Tindakan Pencegahan
Periksa oli secara berkala. Jangan menganggap remeh indikator oli yang menyala. Itu menandakan bahwa pompa oli kehilangan tekanan.

“Water hammer”
Air tersedot ke ruang bakar akibat menerjang genangan air yang tinggi. Air yang jauh lebih padat dari udara, sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekanan saat mesin bekerja pada langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar, yakni piston.

Tindakan Pencegahan
Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mesin. Jangan sekali-sekali menstarter ketika mesin mati di tengah banjir. Buka busi, lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.

“Timing belt”
Fungsinya sebagai penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan. Namun, fatal akibatnya bila belt yang menghubungkan kedua mekanisme ini putus secara tiba-tiba. Kerusakan tak terelakkan lantaran piston akan menumbuk katup yang berada dalam posisi membuka.

Bila hal tersebut terjadi dalam putaran mesin tinggi, maka blok mesin bisa pecah. Kondisi ini bisa diminimalkan bila Anda tahu kerusakan yang terjadi. Mesin dengan perbandingan kompresi rendah atau yang dilengkapi turbocharger atau supercharger cenderung memiliki peluang lebih kecil terhadap kerusakan.

Tindakan Pencegahan
Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi. Percepat penggantian timing belt bila frekuensi mobil melewati jalan macet tinggi.

(artikel asli: Danny Ekasaputra)

Tags: , ,

 
0

Teknik Memanfaatkan “Engine Brake” Mobil Matik

Posted by Warung Ilmu Admin on 13 September 2010 in Otomotif

Artinya, pengemudi tak perlu lagi capek menginjak kopling untuk ganti gigi. Pada mobil dengan transmisi manual, untuk pindah gigi, kopling harus ditekan.

Kenyataan lain, dari seluruh sistem kontrol mobil yang harus dioperasikan pengemudi, kopling adalah yang paling banyak menyita tenaga. Di samping itu, tingkat pengoperasiannya juga sangat tinggi, terutama bila jalan macet atau padat merayap!

Cepat habis
Kendati demikian, ternyata masih banyak di antara kita yang masih berasumsi negatif terhadap transmisi otomatik. Hal ini juga diakui oleh produsen mobil. Misalnya, bila mogok, mobil dengan transmisi otomatik tidak bisa didorong. Kalau sering digunakan di daerah pergunungan, rem cepat habis.

Semua itu asumsi masa lalu. Kini, semakin banyak transmisi otomatik, maka produsen menyediakan mekanik yang memiliki kemampuan lebih cepat untuk memperbaikinya bila ada masalah. Malah, kini juga ada bengkel-bengkel umum yang bisa menguras seluruh automatic transmission fluid (ATF) di dalam transmisi dan lantas diisi dengan pelumas yang benar-benar baru dan bersih.

Pada mobil sekarang, khususnya yang menggunakan sistem injeksi, bila baterai soak, maka mesin tidak akan bisa hidup. Pasalnya, komputer mesin mendapatkan energi dari baterai. Karena itu, posisi transmisi manual dan otomatik sama saja!

Lantas, mengenai anggapan bahwa rem boros saat mobil matik melaju di daerah yang banyak turunan, dipastikan, kondisi itu terjadi karena pengemudi terlalu santai, membiarkan transmisi pada posisi “D” saja. Padahal, D adalah gigi tertinggi.

Tetap bekerja
Untuk mengurangi beban kerja rem, pengemudi harus memanfaatkan efek engine brake dengan menggunakan gigi yang lebih rendah. Dalam hal ini, bisa saja “2” atau kalau lebih curam dan licin, harus “L”. Sama dengan gigi rendah, 3 atau 2 pada transmisi manual. Adapun untuk berakselerasi, pengemudi harus melakukan kick down atau menginjak pedal gas dengan cepat!

Jadi, mengemudi dengan transmisi otomatik bukan berarti tangan tidak bekerja sama sekali. Pada kondisi medan tertentu, 3, 2, dan L harus digunakan. Tangan masih harus aktif. Hanya kaki kiri yang benar-benar santai. Tak perlu injak kopling sama sekali. Misalnya saat di jalanan yang menurun atau berakselerasi saat di tanjakan!

Malah, pada kondisi macet, dengan melepaskan pedal rem dan transmisi pada posisi “D”, mobil bisa merangkak tanpa harus menginjak rem.

Kalau sudah merasakan enaknya transmisi otomatik, terutama bagi mereka yang menyetir sendiri, sering melewati jalanan macet, dan punya tingkat mobilitas yang tinggi, mereka dipastikan tak akan mau kembali ke manual kalau tidak terpaksa. Malah, mereka rela mengeluarkan biaya tambahan, baik untuk transmisinya yang lebih mahal plus konsumsi bahan bakar yang sedikit lebih banyak dibandingkan manual!
(diambil dari: KOMPAS.com)

Tags: , , , ,

Copyright © 2010-2012 WAROENG ILMOE All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.7.2 theme from BuyNowShop.com.